Laman

Senin, September 01, 2014

" Q haRap ne ReaL "

duLu Q beRharap akan semua yang tak mungkin terjadi,
saat hati ku mulai rapuh akan yang tidak ku sangka,
sekarang allah memberi ku karunia yang di anggap tak mungkin oleh suami dan keluarga suami ku,
ku berharap agar semua yang engkau beri sekarang bukan hanya harapan palsu saja,
aku tau kalau kau maha segalanya,
maha mengetahui,
maha mendengar,
maha melihat,
maha segalanya ya allah,

beberapa hari yang lalu aku pergi ke bidan untuk memastikan apakah aku beneran hamil ??
dan aku sangat bersyukur karena bidan itu mengatakan bahwa aku sudah 10 minggu,
whattt???!!!!

aku tak menyangka bahwa engkau mendengar doa ku ya allah,
aku seneng banget atas kabar itu,
apa lagi suami ku yg sangat senang dan bisa di katakan tidak percaya akan kabar bahagia itu,
tapi yang aku heran kan kenapa wktu pertama ku testpack hsilnya hanya satu garis??

aku sempat nanya2 sma temen2 yang lain juga,
ku tanya sama dafna yang dulu dia pernah di kuret,
dan dia bilang dulu dia juga gitu,
ku semakin yakin dan ku yakini kalau cadebay yang ada di rahim ku sekarang itu nyata,
ku hanya bisa berharap kalau engkau benar-benar memberi kami anugrah itu ya allah,
ku tak ingin kecewa untuk yang kesekian kalinya lagi,

tolong jaga cadebay kami dan lindungi lah kami ya allah......
biarkan dia tumbuh dan berkembang dalam rahim ku ini,
dan biarkan lah hasil USG kamis bsok ne memuaskan dan membuat kami yakin dan percaya ya allah.......
sesungguhnya hanya engkau yang punya hak untuk semua ke egoisan kami di dunia ne,



" Cinta SiLvi Yunanda "

Rabu, Agustus 20, 2014

Dinas Kesehatan Kab. Dharmasraya Buka Terapi Berhenti Merokok

Terapi_rokokGunung Medan, 4 Juni 2014 (Dinkes Dharmasraya),- Saat ini Rokok membunuh 1 dari 2 pengguna jangka panjang,Kematian dini, kehilangan 20 – 25 tahun usia produktif. Jumlah perokok dunia sekitar 1,3 milyar orang.Indonesia konsumsi rokok terbesar ke 3 setelah Cina dan India. Di Indonesia saat ini ada 70 juta perokok aktif, Angka ini bila kita kalikan dengan harga rokok sebungkus (70.000.000 x Rp 10.000,- = Rp 700.000.000.000,- / 700 milyar)perhari. Dalam satu tahun :365 x Rp 700.000.000.000,- = Rp 255.500.000.000.000,-
Di Kabupaten Dharmasraya Ada sekitar 50.000 Perokok aktif, Jadi dari 50.000 x Rp 10.000,- = Rp 500.000.000,- Perhari. Bila dalam setahun Rp 182.500.000.000,- Pertahun .Jumlah ini berarti Sepertiga dari APBD Kabupaten Dharmasraya yang berkisar Rp 538.000.000.000,-. Sedangkan 70% perokok adalah orang miskin.

Untuk itu perlu adanya kepedulian dari pemerintah dalam mengatasi meluasnya perokok di Dharmasraya. Pemerintah daerah sendiri telah memiliki Peraturan Bupati nomor 36 tahun 2011 tentang Kawasan Tanpa Rokok (KTR), dan sekarang sedang mengusulkan untuk Perda tentang Kawasan Tanpa Asap Rokok.
Dalam kaitannya dengan penanggulangan bagi perokok saat ini telah dibuka Terapi Berhenti Merokok di Dinas Kesehatan Kab. Dharmasraya. Bagi para perokok yang berminat dan punya niat untuk berhenti merokok untuk datang ke Dinas Kesehatan, kami siap membantu dan melayani kesulitan anda dalam berhenti merokok.
Seiring dengan itu kami saat ini sedang melaksanakan Pertemuan Terapi Berhenti Merokok bagi Guru SMA/SMK/MA dan tenaga kesehatan selama 2 hari yang bertempat di Hotel Umega dari tanggal 3 s/d 4 Juni 2014. Dalam pertemuan ini peserta diharapkan dapat mempraktekkan terapi berhenti merokok dan membantu yang lainnya yang berniat untuk berhenti merokok. (endri/Dinkes)

Rabu, Juli 30, 2014

Eksotisnya Air Terjun Nyarai Di Tengah Rimba Gumaran

Ngarai
Sumatera Barat tak hanya punya air terjun Lembah Anai. Topografi Ranah Minang yang berbukit-bukit, membuat daerah ini punya banyak air terjun. Salah satu air terjun yang belum banyak dikenal terletak di Hutan Gumaran, Lubuak Aluang, Kabupaten Padang Pariaman.
Masyarakat menamai kawasan wisata yang dikelola oleh karang taruna itu Air terjun Nyarai. Air Bukit Barisan yang jernih dan sejuk mengalir di sela bebatuan, sebelum kemudian terjun setinggi 7 meter ke bawah.
Permukaan aliran Batang Nyarai di bawah air terjun menyerupai kolam. Di kedua sisi sungai, bebatuan menjadi dinding dan membentuk cekungan. Dalam cekungan yang berukuran sekitar 10 meter itulah pengunjung berenang. Tidak hanya berenang, tapi juga terjun dengan berbagai gaya. Ada tempat pijakan untuk terjun dari batu. Selain itu juga ada tempat bertengger dan berbaring mengarah ke areal berenang dan air terjun.

Airnya sangat jernih. Dari atas terlihat berwarna biru. Ikan di dalamnya tampak jelas berenang di antara bebatuan. Pengunjung juga bisa menangkap ikan dengan panah dan pancing. Ada dua jenis ikan yang populer di sungai ini, masyarakat menyebutnya ikan Gariang dan ikan Panjang.

"Tempatnya sangat bagus. Saya belum pernah bertemu dengan tempat seperti ini. Sayangnya akses ke sini masih susah. Perlu jalan kaki yang lama," kata Ucok, salah seorang pengunjung dari Kota Padang.

Bagi yang ingin menginap di lokasi, juga bisa dengan tenda sendiri tentunya. Tenda bisa didirikan di atas batu dan pasir pinggir sungai.

Untuk sampai ke lokasi, harus menempuh perjalanan 3,5 kilometer dari posko utama. Posko utama terletak di Jorong Gamaran, Lubuak Aluang. Sebelum berangkat, pengunjung akan diminta membayar kontribusi untuk pengembangan Rp20 ribu per kepala bagi yang pulang sore. Bagi yang camping, membayar Rp40 ribu perkepala. Sebelum berangkat, pengelola memberikan pengarahan tentang perjalanan.

"Peserta yang belum pernah ke lokasi, akan didampingi oleh guide. Guide terdiri dari pemuda karang taruna setempat. Untuk 15 orang kita beri dua orang pendamping," kata Ritno Kurniawan kepada ranahberita.com, Minggu (19/1/2013).

Medan yang akan ditempuh berbagai macam. Mulai dari dataran, tanjakan, sungai-sungai kecil, turunan, jembatan dan menyebrangi sungai Nyarai dengan lebar sekitar 115 meter. Menyebrangi seungai Nyarai tidak susah, karena airnya dangkal dab banyak batu-batu.

Selama perjalanan menuju ke lokasi, sebenarnya sudah banyak pemandangan bagus. Aliran sungai dengan batu-batu besar dan lubuk yang dalam membuat perjalanan terasa menyenangkan.

Perjalanan dimulai dari areal persawahan masyarakat, dilanjutkan ke kebun dan masuk ke hutan lindung. Batas hutan lindung bisa dilihat dekat pondok penghijauan. Ada dua tiang beton. Menurut guide, batas ini sudah dibuat sejak zaman Belanda.

Pengelola wisata air terun Nyarai menanam pohon baru di sekitar. Pohon itu dimaksudkan untuk penghijauan. Diharapkan, dengan adanya pohon, bisa menuntun pengunjung ke lokasi dan menjaga keseimbangan hutan.

Pengelola air terjun Nyarai sebenarnya mempunyai misi lain di balik pengembangan wisata air terjun Nyarai.

"Kita punya tujuan lain di balik pengelolaan wisata ini. Di sini ada pembalakan hutan. Dengan adanya wisata ini, sudah mulai berkurang. Karena warga yang dulunya masuk hutan membawa jerigen bensin untuk menebang pohon, sekarang mereka masuk hutan membawa wisatawan," ujar Ritno.

Menurutnya, pembalakan hutan berkurang signifikan. Pasalnya, sebahagian besar guide merupakan orang yang sebelumnya mencari kayu di hutan lindung. Mereka siap melayani setiap hari di posko. Bagi calon pengunjung yang butuh informasi, bisa dilihat di lubuk-aluang.blogspot.com.

Semakin banyak pengunjung, akan semakin banyak membutuhkan guide. Semakin banyak masyarakat yang menjadi guide, illegal logging akan semakin berkurang. Artinya, di samping menikmati keindahan Nyarai, kehadiranmu juga ikut menyelamatkan hutan. (Arjuna/Ed1)
Sumber: http://ranahberita.com/news.php?id_news=2408/Berita/view/Eksotisnya-Air-Terjun-Nyarai-di-Tengah-Rimba-Gumaran&kategori=Berita#.Ut-MgYX-Kt_

Kamis, Juni 19, 2014

Badak Jawa Blog: LAPORAN PENDAHULUAN TB PARU

Badak Jawa Blog: LAPORAN PENDAHULUAN TB PARU: LAPORAN PENDAHULUAN TB PARU A.     PENGERTIAN Tuberkulosis merupakan penyakit infeksi yang disebabkan oleh Mycobacterium tuberculo...

Rabu, Juni 11, 2014

disaat semua akan beNaR2 teRjadi keNapa sLalu da ja cbaan ya aLLah.....
aNdai yang kmRn tu jd mgkn skRg kmi tak akn spt ini,
koan kmi akan meNdapatkan seoRg debay ya aLLah.....

izinka Lah kami mendapatkan nya,
Q tau eNgkau mendengaR semua do'a tangisan Q,
Q jg ign meNjdi seoRg pRempuan sempuRna...

Kamis, April 10, 2014

15 April 2014 Bulan Berwarna `Merah Darah`, Pertanda Kiamat?


Sebelum tengah malam, Bulan akan berwarna kemerahan, seperti darah. Disebut blood moon. Benarkah itu pertanda?

Liputan6.com, Houston Sebuah fenomena alam menarik akan terjadi pada 14-15 April 2014 malam. Saat itu, akan terjadi gerhana bulan. Sebelum tengah malam, satelit Bumi itu akan berwarna kemerahan. Seperti darah (blood moon).
Gerhana pertengahan April menjadi yang pertama dari gerhana total dari 4 gerhana bulan berturut-turut. atau 'tetrad series of eclipses' tahun 2014. Empat gerhana berturut-turut adalah peristiwa yang cukup langka. Seri tersebut terakhir terjadi pada tahun 2003 dan 2004. Ini hanya akan terjadi tujuh kali lagi di abad ini.

Sejumlah orang meyakini blood moon itu adalah sebuah pertanda, baik kiamat atau akan datangnya bencana.

Seperti takhayul yang dimuat dalam buku, "Four Blood Moons: Something Is About to Change" (Worthy Publishing, 2013) karya John Hagee, yang menunjukkan hubungan antara 4 gerhana bulan total dengan nurbuat soal kiamat.

Menurut ilmuwan, ketika mekanisme di balik gerhana yang kurang dipahami dengan baik, mereka dianggap pertanda kabar buruk, seperti halnya komet. Seperti Komet Elenin yang pernah dianggap planet liar Nibiru, yang akan menabrak dan mengguncang Bumi. Kini Elenin telah mati.

"Sekarang orang tahu bahwa gerhanan seperti itu hanya kejadian normal, pada siklus tata surya, hal-hal yang telah terjadi secara teratur selama ribuan tahun dan yang akan terjadi selama ribuan tahun ke depan," demikian ujar Geoff Gaherty dari Starry Night Education, seperti Liputan6.com kutip dari situs sains SPACE.com, Kamis (10/4/2014).

Dia menambahkan, kaitan antara 'prediksi bencana' dan kejadian astronomi hanya karangan dari pikiran manusia. "Satu-satunya hal yang terjadi selama gerhana bulan adalah bahwa Bulan menghabiskan beberapa jam melewati bayangan Bumi, hampir tidak ada sesuatu yang harus dikhawatirkan."

Berkat internet, orang-orang mendengar tentang bencana yang terjadi di sudut Bumi yang lain, termasuk gempa, tsunami, erupsi gunung -- yang tak pernah mereka pedulikan di masa lalu.

"Sebagai pengamat langit yang antusias, saya sedih mengetahui banyak hal-hal indah di langit seperti gerhana bulan, dianggap sebagai pertanda bencana," tambah Geoff Gaherty.

'Blood Moon'
Istilah blood moon amat jarang digunakan di kalangan astronom. Kalaupun menggunakannya, para astronom menggunakannya sebagai sebagai nama alternatif untuk Hunter's Moon -- bulan purnama yang mengikuti Harvest Moon, yang biasanya muncul pada akhir Oktober.

Hunter's Moon, seperti halnya Harvest Moon, naik perlahan pada malam musim gugur sehingga bersinar melalui lapisan tebal atmosfer Bumi. Warnanya menjadi merah oleh hamburan Rayleight -- hamburan elastis dari cahaya atau radiasi elektromagnetik lain oleh partikel lain -- dan polusi udara.

Namun, sebuah gerhana bulan adalah sesuatu yang sangat berbeda. Itu terjadi saat Bulan melewati bayangan Bumi.

Bayangan Bumi terdiri dari dua bagian: sebuah inti gelap disebut "umbra," dan bagian luar yang lebih terang disebut "penumbra.

Alih-alih gelap total, bayangan inti biasanya menjadi oranye atau merah oleh cahaya yang melewati cincin atmosfer yang mengelilingi Bumi.

Tergantung bagaimana kondisi atmosfer Bumi yang dilewati cahaya Matahari, umbra bisa berwarna dari terang tembaga-merah-hingga hampir hitam total.

Pada kesempatan yang langka, cahaya mencapai Bulan memiliki warna persis dengan darah , tetapi tidak ada cara untuk memprediksi hal tersebut sebelumnya. Jadi, tidak ada alasan untuk menyebut sebuah gerhana bulan tertentu sebagai blood moon hingga akhirnya ia menunjukkan warnanya.

Karena orbit Bulan sedikit miring dibanding jalur matahari di langit, seringkali Bulan lewat di atas atau di bawah bayangan Bumi, sehingga tak terjadi gerhana.

Kadang Bulan hanya melewati penumbra dan menghasilkan apa yang disebut gerhana penumbra, di mana bulan hanya sedikit tertutup bayangan Bumi -- yang bahkan tak disadari perbedaannya oleh para pengamat langit. Ada 2 gerhana penumbra yang terjadi pada 2013 -- pada 25 Mei dan 18 Oktober.

Ada juga gerhana bulan parsial, di mana Bulan hanya sedikit tertutup bayangan Bumi. Seperti yang terjadi pada 25 April 2013. Gerhana bulan yang terhitung jarang adalah ketika Bulan melewati bagian paling gelap dari bayangan Bumi: gerhana bulan total yang terjadi pada 10 Desember 2011.

Rabu, April 02, 2014

Mablog: PERILAKU TERCELA DAN PERILAKU TERPUJI

Mablog: PERILAKU TERCELA DAN PERILAKU TERPUJI: A.    Pengertian Perilaku Terpuji Perilaku terpuji adalah segala sikap, ucapan dan perbuatan yang baik sesuai ajaran Islam. Kendati...